Postingan

Fatwa amanat Hadhrotul Mukarrom Kanjeng Romo KH Abdul Latif Madjid RA

Gambar
Perjuangan Wahidiyah ini di luar yang saya perhitungkan sendiri. Mungkin semua Pengamal Wahidiyah tidak mempunyai bayangan, apa yang diberikan oleh Alloh hari ini, terbayang sekitar 10 tahun yang lalu. Apalagi 20 tahun yang lalu, sama sekali tidak ada bayangan. Saiki njajal tak omong, ini kabeh akan muhalne (sekarang coba saya bicara, ini semua akan memustahilkan). Apa betul Alloh akan memberi ? Suatu saat Wahidiyah nanti punya pesawat terbang. Mudah-mudahan. Ini tasik muhal sekarang (ini masih mustahil sekarang). Semoga saja terjadi ketika saya masih hidup. Dene tidak (kalau tidak), ya, itulah pemberian Alloh saat saya sudah tidak ada. Tapi insya Alloh, Wahidiyah nanti akan diberi. Kita akan punya maskapai penerbangan. Bagaimana pengelolaan Garuda, kulo mpun belajar hari ini (saya sudah belajar hari ini). Padahal ini masih laa, haihata, nyamut-nyamut. Wahidiyah bisa membeli pesawat terbang dengan harga 250 - 300 M. Itu memang muhal (mustahil) hari ini. Tapi kalau Alloh...

Kiblat Hakikat adalah Mursyid

Gambar
⃣ Kiblat Hakikat adalah Mursyid Menghadapkan wajah kepada ka’bah sebagai syarat utama di dalam syariat dan merasakan getaran Ilahi di dalam Qalbu, maka seorang yang ingin memasuki alam hakikat wajib memiliki pembimbing rohani, wajib memfokuskan pandanganya kepada Mursyid yang membimbing rohaninya menuju kehadirat Allah SWT._ Junaidi Al-Baghdadi berkata, *“Makrifat kepada Guru Mursyid adalah mukadimah Makrifat kepada Allah”,* Mengenal Guru Mursyid adalah awal atau pembuka dalam mengenal Allah SWT. Berzikir tanpa adanya pembimbing maka seseorang tidak akan sampai kepada alam hakikat, akan tersesat ditengah perjalanan. Abu Yazid mengingatkan akan bahaya orang yang menuntun ilmu hakikat tanpa memiliki guru, hanya dengan membaca atau mendengar.   “Barangsiapa yang menuntun ilmu tanpa memiliki Syekh, maka wajib setan Syekh nya”. Guru dan Mursyid itu sebenarnya dua unsur yang terpisah, yang satu berhubungan dengan jasmani dan yang satu lagi berhubungan dengan rohani. Guru akan membi...

Mujahadah dan Zikir

Gambar
📗📖📚📖📚📖📗 Ramaikanlah waktu-waktu anda, mudawwamah, langgêng, qolbuhu yathufulloha da-iman bidzikrillah, terus mujahadah, dzikir kepada Alloh, sampai nanti dibukakan oleh Alloh SWT. Terutama Pengamal-pengamal yang sudah tua ini, yang sudah purna, sudah bukan waktunya lagi bekerja. Mujahadahlah, mêmpêng, supaya difutuh keramatnya oleh Alloh. Utamanya keramat kauniyah, keramat khoriqul 'adah-nya. Sebab makin tua, makin tidak ada harganya orang itu. Tenaganya sudah tidak laku, daya fikirnya sudah turun. Kalau tidak punya maziyah, kelebihan, lantas apa yang akan kita berikan kepada anak-anak kita ? Namun demikian, bukan hanya orang tua saja, yang masih muda juga mujahadah. Kulo mpun mujahadah, Yai, dereng dibuka. Jangan takut. Besok kalau sudah waktunya, akan diberikan. Saya nglakoni niki. Mbotên ngomongne wong liyo. Kulo ket cilik nggeh mujahadah. Riyadhoh mêmpêng, sampai kulo waleh. Diperintah Mbah Yai. "Wes kêsêl Pak, gung kasil, leren ae". Sampai Mb...

Yaa Sayyidii Yaa Rosuulallooh dibaca 10.000

Gambar
Jika hajatnya besar, Yaa Sayyidii Yaa Rosuulallooh dibaca 10.000 kali sekali duduk, atau sekitar dua jam 🌻🌼🌻🌼🌻🌼🌻 Fatwa amanat Hadhrotul Mukarrom Kanjeng Romo KH Abdul Latif Madjid RA ✔ Banyak pengalaman saudara-saudara kita yang punya kesulitan, apa soal ekonomi, apa soal pangkat, apa soal apa saja, kalau dipêmpêng, diijabahi Alloh. Orang punya hutang ratusan juta, atau milyaran, ijabah. Bahkan tamu saya setiap hari, 80 % hanya orang yang sambat ekonomi kepada saya. Kalau tidak ekonomi, macung lurah, macung DPR, macung bupati, ini tamu saya semuanya. Lihat saja Gus Syaifulloh Yusuf yang saat ini tidak datang, ini datang pada saya. Bupati Blitar, Bupati Tulungagung, Bupati Kediri, Walikota Kediri, Bupati Trenggalek, Bupati Gresik, Bupati Boyolali, semua datang kepada saya. Kemarin itu, Rusti Ningsih, Ketua PDI. Dan Alhamdulillah, hanya saya jawab : *Yaa Sayyidii Yaa Rosuulallooh*, amalkan, insya Alloh ijabah. Alhamdulillah banyak yang diijabahi karena Yaa Sayyid...

Mujahadah Keamanan

Gambar
*Aurad mujahadah keamanan* Al-Fatihah 7x ALLOOHUMMA YAA WAAHIDU YAA AHAD, YAA WAAJIDU YAA JAWAAD, SHOLLI WASALLIM WABAARIK ‘ALAASAYYIDINAA MUHAMMADIW-WA’ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMAD. FII KULLI LAMHATIW WA NAFASIM BI’ADADI MA’LUMAATILLAAHI, WA FUYU DHOTIHI WA AMDAADIH. …….(7X) ALLOOHUMMA KAMAA ANTA AHLUH; SHOLLI WASALLIM WABAARIK ‘ALAASAYYIDINAA WAMAULAANAA,WASYAFII’INAA,WAHABIIBINAA,WAQURROTI A’YUNINAA MUHAMMADIN SHOLLALLOOHU’ALAIHI WASALLAMA KAMAA HUWA AHLUH; NAS-ALUKALLOOHUMMA BIHAQQIHI AN TUGHRIQONAA FII LUJJATI BAHRIL WAHDAH; HATTAA LAA NAROO WALAA NASMA’A, WALAA NAJIDA WALAA NUHISSA, WALAA NATAHARROKA WALAA NASKUNA ILLAA BIHAA; WATARZUQONAA TAMAAMA MAGHFIROTIKA YAA ALLOH, WATAMAAMA NI’MATIKA YAA ALLOH, WATAMAAMA MA’RIFATIKA YAA ALLOH, WATAMAAMA MAHABBATIKA YAA ALLOH, WATAMAAMA RIDLWANIKA YAA ALLOH; WASHOLLI WASALLIM WABAARIK ‘ALAIHI WA’ALAA AALIHI WASHOHBIH. ‘ADADAMAA AHAATHOBIHII ‘ILMUKA WAAHSHOOHU KITAABUK; BIROHMATIKA YAA ARHAMAR-ROOHIMIIN, WALHAMDU LILLAAHI ROBBIL’AALAMIIN...

TENTANG LILLAH

Gambar
LILLAH secara umum bahasa mudahnya  adalah NIAT. NIAT melakukan amal ibadah atau kegiatan apa saja agar di niati ibadah karna Allah Atau tujuan  maksud seseorang lahir bathin semata-mata niat ta’at mengabdikan diri kepada Alloh dalam semua amal yang ubudiyah maupun mu’amalah, melalui tatanan syari’at yang dibawa oleh Rosul SAW; baik perkara wajib, sunah dan mubah, karena firman Alloh dalam QS Al-Bayyinah 5 : “Mereka tidak diperintah kecuali supaya agar menyembah Alloh dengan memurnikan keta’atan kepada-Nya dalam menjalankan agama dengan ihlas (Lillah)”. Hal ini sesui dengan bunyi hadist :”Innamal A’maalu” adalah semua amal syari’at badaniyah; baik berupa ucapan maupun amal perbuatan orang mu’min itu akan dihisab (dinilai) apabila ada niatnya, sebaliknya amal itu tidak akan dihisab apabila tanpa niat, dan tidak ada suatu amal kecuali dengan niat. Bahkan jika Amal ibadah itu tidak Lillah bisa berakibat pada k...

Fatwa Amanat Hadhrotul Mukarrom Kanjeng Romo KH Abdul Latif Madjid RA

Gambar
❄💦❄💦❄💦❄ Dawuh Hadhrotul Mukarrom Kanjeng Romo KH Abdul Latif Madjid RA : Para bapak ibu yang kami hormati. Di samping itu, dilatih, kita menangis. Mengapa menangis ? Di Al Quran dikatakan : *fal yadh hakuu qoliilaw wal yabkuu katsiiron*. Tertawalah yang sedikit, menangislah yang banyak. Di dunia tempat menangis. Di akhirat tempat tertawa. Barangsiapa yang di dunianya banyak menangis, maka di akhirat banyak tertawa. Menangis karena takut kepada Alloh. Menangis karena dosa. Menangis karena memohon pertolongan Alloh. Tapi barangsiapa yang di dunia tertawa dengan kekayaannya, dengan hartanya, dengan pengaruhnya, dia akan menangis besok di yaumil akhiroh. Sekarang sama-sama, kita ingin jadi orang yang menangis, atau yang tertawa ? Ini ajaran para Sahabat terdahulu. Kalau Kanjeng Nabi ndungo, nangis. Ada yang semaput juga, banyak, ketika Nabi berdoa. Kalau dulu, anda ke Makkah, haji, banyak menangis di makam Nabi. Kalau s...